-->

Breaking

Senin, 12 Februari 2018

Oknum Pegawai BULOG DIVRE JATIM Terancam Dipecat dan Dipidanakan Karena Diduga Menipu Warga Blitar

Oknum Pegawai BULOG DIVRE JATIM Terancam Dipecat dan Dipidanakan Karena Diduga Menipu Warga Blitar


Suarapemantau.com, Surabaya - BULOG DIVRE JATIM tercoreng nama di masyarakat karena ulah pegawainya yang nakal di duga menipu mitra bisnisnya Bapak Anani warga Blitar yang sdh dijalani kurang lebih dua tahun dan sudah membeli ribuan ton jagung BULOG .

Bapak Anani yang jadi koordinator peternak ayam di Blitar pada hari senen (10/02/2018) mendatangi kantor BULOG di jalan A.Yani untuk meminta keterangan lebih lanjut terkait masalahnya yang di duga telah ditipu salah satu oknum nakal pegawai BULOG yang bernama Sigit Hendro Purnomo yang menjabat sebagai KASI KOMERSIAL,kedatangan Bapak Anani yang didampingi dua LSM yakni LPPN RI dan KPK NUSANTARA meminta pertanggungjawaban pihak BULOG karena walau bagaimanapun Sigit Hendro Purnomo masih sah sebagai pegawai BULOG.

Kedatangan Bapak Anani yang ditemui Bapak Imam, KASI SDM dan HUKUM BULOG menyampaikan bahwa Bapak Anani telah dirugikan sebesar  seratus juta dalam hal pembelian jagung 30 ton yang dananya telah di transfer oleh anak buahnya melalui rekening Sigit Hendro Purnomo,namun menurut Bapak Imam pengaduan Anani bukan satu-satunya korban Sigit Hendro Purnomo melainkan sudah beberapa orang bahkan menurut Bapak Imam seorang KAPOLSEK pun juga jadi korban akal bulus Sigit.

Bapak Imam juga mengatakan kalau Sigit sudah sejak bulan Nopember tidak masuk kerja dan dalam proses pemecatan serta dalam proses pelaporan ke Kejaksaan (semoga bukan sekadar omong kosong).

Keresahan Bapak Anani bukan hanya karena dana saja melainkan juga teriakan dari para peternak di Kabupaten Blitar,dikarenakan dana tersebut juga berasal dari kelompok peternak dan Anani khawatir para peternak akan ngluruk ke kantor BULOG. (ASP)

Disclaimer: Images, articles or videos that exist on the web sometimes come from various sources of other media. Copyright is fully owned by the source. If there is a problem with this matter, you can contact