Magetan: Masih tingginya lulusan SMA yang tidak melanjutkan ke perguruan tinggi serta tingginya angka pengangguran pada jenjang SMA karena minimnya pengetahuan dan keterampilan terapan menjadi kerisauan Pemerintah dan Sekolah.
Untuk meminimalisasi penganguran pasca lulus dari SMA, maka Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur pada tahun 2017 telah membuat Program Sekolah Double Track dengan tujuan membekali keterampilan terapan bagi siswa yang tidak ingin melanjutkan studi (bekerja/wirausaha) sehingga setelah lulus mereka memiliki life skills.
Menyambut program tersebut kepala SMAN 1 Karas langsung bergegas untuk. memanfaatkan program tersebut untuk dijadikan program khusus di SMAN 1 Karas. Hal tersebut didukung oleh ketua komite SMAN 1 Karas. Beliau menegaskan bahwa sekolahnya sudah memiliki embrio sekolah Double Track sejak 5 tahun yg lalu yaitu kerjasama dgn ITS dengan nama PRODISTIK.
Kehebatan lulusan SMAN 1 Karas afalah mereka sejak kelas 10 sdh diberikan kuliah tamu oleh para dosen ITS untuk membangun visi sukses sejak dini dan waktu kelas 12 mereka juga diberikan kuliah tamu strategi sukses masuk PTN dan dunia kerja. Harapan besar kepala dan ketua komite SMAN 1 Karas kepada seluruh lulusannya sudah siap untuk menyongsong SUKSES dimanapun berada.
Ditemui juga oleh suarapemantau.com disela-sela kesibukanya salah satu guru, beliau menyampaikan terima kasih kepada ITS dan Dinas Pendidikan Provinsi Jatim telah memberikan kepercayaan kepada SMAN 1 Karas untuk. menjalankan program Prodistik dan Double Track.. Beliau menutup wawancara dengan satu kalimat "Sukses itu adalah pertemuan antara kesiapan dan kesempatan, itulah yang akan kami upayakan terus."