-->

Breaking

Rabu, 05 Desember 2018

UIM Lestarikan Budaya Madura Dengan Festival Syi’ir

UIM Lestarikan Budaya Madura Dengan Festival Syi’ir

Pamekasan (4 Desember 2018), syi’ir kembali mengalun di salah satu ruang auditorium Universitas Islam Madura (UIM) tepatnya di ruang Al Fatah gedung B, setelah sekian lama hilang dari ruang dengar masyarakat Madura seemenjak pertengahan tahun 90an. 

Festival ini diikuti oleh 13 peserta dari berbagai latar belakang, mulai dari santri, jam’iyah hadrah, mahasiswa dan masyarakat umum. Festival ini diadakan sebagai bentuk tanggung jawab atas nama yang disandang oleh UIM, sebagaimana yang disampaikan oleh Dekan Fakultas Ekonomi UIM. Selain itu, festival syiir ini adalah untuk melestarikan budaya yang hamper punah, juga untuk mengangkat sebuah potensi ekonomi kreatif lewat seni.

Peserta syiir sangat antusias menyambut gelaran tersebut, karena memang cukup lama, perhelatan serupa sangat jarang diadakan. Bahkan video dari kegiatan tersebut, akan dipublikasikan lebih lanjut dalam laman youtube UIM, sebagai bentuk upaya menggalakkan kembali budaya yang hamper hilang tersebut. 

Acara inipun juga terselenggara atas kerja sama Fakultas Ekonomi UIM dengan beberapa pihak diantaranya adalah PCNU Kabupaten Pamekasan, Bank Jatim, STIEBA dan UKM Bisnis Mahasiswa Fakultas Ekonomi UIM. Tentunya dengan harapan, akan menjadi agenda penting pada tahun-tahun berikutnya, sebagaimana diungkapkan oleh coordinator pelaksana lomba Aminatus Zakhra.(anw/bad)

Disclaimer: Images, articles or videos that exist on the web sometimes come from various sources of other media. Copyright is fully owned by the source. If there is a problem with this matter, you can contact